Bagi setiap anak, keluarga adalah lingkungan sosial pertama yang akan mereka jumpai. Oleh karena itu ini adalah tugas Anda sebagai orang tua wajib mengajarkan mereka layaknya bersosialisasi pada umumnya yaitu dengan menanamkan aturan untuk anak di rumah.
Aturan-aturan tersebut bukan untuk membatasinya belajar hal-hal yang dia inginkan. Justru dengan batasan tersebut, Anda mengajarkannya tentang kedisiplinan sejak dini. Hal ini adalah bekal yang terbaik untuknya kelak Ia dewasa dan menjalankan sosialisasi yang sebenarnya.
Untuk itu rekomendasi contoh-contoh aturan untuk anak-anak ini dapat Anda tiru dan pelajari kembali.
1. Waktu Tidur
Contoh aturan untuk anak di rumah yang pertama ini harus disesuaikan kembali dengan jadwal tidur sesuai umur Si Kecil. Melansir dari Alodokter, berikut ini jam tidur yang dianjurkan sesuai dengan umur setiap harinya:
- Umur 0–3 bulan: 14–17 jam.
- Umur 4–11 bulan: 12–15 jam.
- Umur 1–2 tahun: 11–14 jam.
- Umur 3–5 tahun: 10–13 jam.
- Umur 6–13 tahun: 9–11 jam.
- Umur 14–17 tahun: 8–10 jam.
- Umur 18–25 tahun: 7–9 jam.
- Umur 26 tahun – keatas: 7–9 jam.
2. Jaga Kebersihan Diri Sendiri
Menjaga kebersihan diri harus dilakukan sejak dini dan mulai dari rumah.
Aturan di rumah untuk anak agar dapat menjaga kebersihan diri yaitu dengan membiasakannya mencuci tangan setelah makan, setelah ke kamar mandi dan setelah keluar rumah.
Selain cuci tangan, ajakan juga bagaimana mengeringkan tangan dengan baik dengan menggunakan tissue. Ingatkan dia untuk menghemat dalam memakai tissue agar dapat menjaga lingkungan.
3. Menyimpan Mainan dengan Rapi
Setelah mereka bermain di rumah, ajarkan mereka untuk menyimpan mainannya sesuai dengan tempatnya masing-masing. Bukan hanya meletakan, tapi terapkan aturan lebih yaitu dengan meletakan mainan dengan rapi.
Kerapian inilah yang akan dilakukan Si Kecil dalam hal apapun. Dengan demikian, Anda tak lagi kesulitan membiasakan hal ini kepada anak saat dia dewasa
5. Saling Menghormati
Membiasakan sopan santun sejak kecil bisa dilakukan dalam keluarga yaitu dengan mengajarkannya menghormati orang tua dan saudara.
Aturan anak di rumah ini adalah upaya Anda menanamkan sopan santun dan toleransi saat dia sudah dewasa. Dengan aturan ini maka anak akan berhati-hati dalam bersikap agar hubungan sosialnya di luar keluarga akan terjalin dengan baik.
6. Membatasi Bermain Gadget
Anak-anak jaman sekarang lebih banyak menghabiskan waktu dengan bermain gadget. Dengan aturan anak di rumah saat bermain gadget ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif gadget akan menjangkit mereka.
Sebagai orang tua, Anda tak bisa menghentikan zaman, namun Anda yang harus aktif mengawasinya melalui aturan anak di rumah dengan membatasinya bermain gadget.
Anak usia 2-5 tahun dianjurkan bermain gadget 1 jam sehari. Sementara usia 6 tahun, rata-rata waktu bermain gadget yang disarankan adalah 2 jam sehari, namun ini dapat Anda sesuaikan kembali dengan kebutuhannya terhadap gadget.
7. Membantu Tugas-tugas Rumah Tangga
Rumah tangga bukan lagi semata-mata tugas Anda. Justru inilah aturan anak di rumah yang harus ada agar mereka terbiasa agar mereka mandiri.
Tugas rumah tangga yang dapat Anda jadikan aturan ke anak saat di rumah yaitu:
- Mencuci piring setelah makan
- Menyapu ketika tidak sengaja menjatuhkan makanan
- Membersihkan lantai jika tidak sengaja menjatuhkan cairan
8. Biasakan Mereka Bilang “Tolong” dan “Terima Kasih”
Aturan anak di rumah dengan membiasakan bilang terima kasih adalah cara Anda membiasakannya untuk meningkatkan harga diri seseorang, terutama seseorang yang membantu anak tersebut. Sementara mengajarkan anak untuk bilang “Tolong” adalah cara Anda membiasakannya tentang kejujuran akan kemampuannya.
9. Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi
Penerapan aturan anak di rumah selanjutnya adalah dengan memotivasi buah hati agar berani mengungkapkan perasaan maupun isi pikiran mereka. Kebiasaan ini sangat efektif untuk membangun suasana rumah yang harmonis, sehingga anak merasa aman untuk bercerita dan mencari solusi bersama saat menghadapi masalah.
10. Kepatuhan pada Protokol Keselamatan
Sangat penting untuk memasukkan poin keamanan ke dalam aturan anak di rumah. Ajarkan mereka secara konsisten mengenai hal-hal berbahaya, seperti larangan menyentuh benda tajam tanpa pengawasan atau menjauhkan diri dari mengonsumsi zat-zat yang tidak sehat bagi tubuh.
11. Menanamkan Disiplin dan Keteraturan
Poin terakhir yang tidak kalah krusial dalam aturan anak di rumah adalah menanamkan kesadaran bahwa setiap regulasi dibuat untuk dipatuhi demi kebaikan bersama. Berikan contoh nyata mengenai disiplin dalam merapikan barang pribadi, mematuhi jadwal yang ada, serta mengelola tugas-tugas harian secara teratur.
Alasan Pentingnya Aturan untuk Anak di Rumah
Selain lebih didsiplin, selebihnya ada beberapa alasan mengapa Anda wajib memberikan aturan-aturan untuk anak di rumah seperti yang berikut ini.
1. Fondasi Karakter dan Kebiasaan Baik
Melalui aturan anak di rumah, orang tua dapat menanamkan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab sejak dini. Hal ini sangat penting karena kebiasaan positif yang dibentuk sejak kecil biasanya akan terus melekat hingga mereka dewasa.
2. Membangun Rasa Aman melalui Kejelasan
Anak-anak cenderung merasa lebih tenang dan terlindungi ketika ada aturan anak di rumah yang jelas. Dengan panduan yang pasti, mereka tidak akan merasa bingung karena sudah memahami apa yang diharapkan oleh orang tua dari perilaku mereka.
3. Media Pembelajaran Nilai Sosial
Penerapan aturan anak di rumah memiliki peran besar dalam memperkenalkan nilai-nilai sosial kepada si kecil. Aturan ini membantu mereka belajar bagaimana cara bersikap dan berinteraksi yang sopan, baik di dalam lingkungan keluarga maupun saat berada di tengah masyarakat.
4. Melatih Kontrol Diri dan Perilaku
Adanya aturan anak di rumah memudahkan anak untuk memahami bahwa setiap tindakan pasti memiliki konsekuensi. Pemahaman ini sangat membantu mereka dalam belajar mengendalikan diri dan berpikir sebelum bertindak.
5. Menciptakan Keseimbangan Aktivitas Harian
Aturan anak di rumah memungkinkan anak untuk memiliki pembagian waktu yang sehat antara belajar, bermain, dan membantu orang tua. Jika aturan ini dijalankan secara konsisten, kehidupan mereka menjadi lebih teratur sekaligus menjadi fondasi kuat bagi perkembangan emosional dan moral mereka.
Kedisiplinan Sejak Dini yang Dibalut Kasih Sayang Niscaya Akan Berbuah Manis
Kita tahu, melatih anak untuk melakukan kebaikan bukan hal yang mudah. Maka dari itu lakukanlah dengan hati yang lembut agar anak dapat “mencerna” ilmu sosial yang Anda terapkan di rumah sebagai bekalnya di kemudian hari.
Seperti halnya Tissue Plenty yang senantiasa memberikan setiap lembarnya kelembutan untuk semua kalangan. Kelembutan itu terinspirasi dari kasih sayang tulus dari setiap orang tua kepada anaknya.
Menyediakan Tissue Plenty akan menambahkan sentuhan lembut kasih sayang tulus kepada anak di setiap aktivitasnya. Oleh karena itu sediakanlah Tissue Plenty 100% original di setiap sudut rumah dengan membelinya di toko resmi Tissue Plenty yang berikut ini.
Referensi:
https://www.orami.co.id/magazine/aturan-di-rumah