Kalau Anda seorang ayah yang punya anak laki-laki, mungkin pernah berpikir, “Nanti juga dekat sendiri, kan sama-sama laki-laki.” Sayangnya, tidak selalu begitu. Anda tetap perlu pelajari dan melakukan bonding ayah dan anak laki-laki.
Padahal ayah dan anak laki-laki kerap bertemu setiap hari, tapi jarang benar-benar mengenal satu sama lain. Bukan karena tidak sayang, melainkan karena kesibukan, kebiasaan, dan kadang merasa tidak tahu harus memulai dari mana.
Sebagai ayah, Anda mungkin sibuk bekerja dari pagi sampai malam. Saat pulang ke rumah, tenaga sudah habis. Sementara anak juga punya dunianya sendiri. Akhirnya, komunikasi hanya sebatas pertanyaan sederhana seperti:
Kalau terus seperti ini, hubungan Anda dan anak laki-laki bisa terasa semakin jauh seiring bertambahnya usia anak.
Kabar baiknya, membangun kedekatan tidak harus menunggu liburan panjang atau momen spesial. Contohnya seperti dalam artikel ini.
Kenapa Ayah dan Anak Laki-Laki Kadang Sulit Dekat?
Banyak keluarga mengalami hal yang sama yaitu kehadiran ibu yang justru menjadi sosok yang lebih dekat dengannya. Sementara ayah hanya berperan sebagai pencari nafkah dan penjaga keluarga.
Belum lagi adanya anggapan bahwa anak laki-laki harus kuat, tidak boleh terlalu banyak mengeluh, dan harus bisa menyelesaikan masalah sendiri. Inilah yang membuat anak jadi terbiasa menyimpan perasaannya.
Sebagai ayah, Anda mungkin melihat anak terlihat baik-baik saja. Padahal bisa jadi ia sedang menunggu seseorang yang mau mendengarkan tanpa menghakimi.
Dan sering kali, orang yang paling ia butuhkan adalah ayahnya sendiri sebagai sosok panutan. Sosok yang menunjukkan bagaimana bersikap ketika gagal, bagaimana menghormati orang lain, bagaimana bertanggung jawab, dan bagaimana menjadi laki-laki yang baik.
Menariknya, anak laki-laki sering belajar bukan dari apa yang ayah katakan, melainkan dari apa yang ayah lakukan setiap hari.
Itulah mengapa bonding bukan hanya soal bermain bersama. Bonding adalah tentang kehadiran.
Cara Bonding Ayah dan Anak Laki-Laki
Anda tidak perlu menjadi ayah yang sempurna untuk membangun hubungan yang dekat dengan anak. Cukup dengan mencoba perlahan cara bonding ayah dan anak laki-laki sepert dalam artikel ini.
1. Masuklah ke Dunianya
Jangan pernah memaksakan anak masuk ke dunia Anda. Contoh yang sering tak disadari yaitu ketika Anda memaksa anak laki-laki menyukai apa yang Anda sukai. Itu sama sekali tidak efektif.
Agar bondig ayah dan anak laki-laki berhasil, lakukanlah sebaliknya. Cobalah cari tahu apa yang sedang membuat anak bersemangat akhir-akhir ini. Entah tentang olahraganya, game yang dia suka sampai hobi yang dia coba geluti.
Disini Anda tidak harus langsung mengerti semuanya. Cukup tunjukkan bahwa Anda tertarik.
Kemudian ketika anak merasa dunianya dihargai, berangsur-angsur dia akan lebih nyaman membuka diri.
2. Luangkan Waktu Berdua Tanpa Gangguan
Anak tidak selalu membutuhkan waktu yang lama, yang mereka perlukan adalah perhatian yang utuh. Maka dafri itu contoh bonding ayah dan anak laki-laki yang dapat Anda lakukan sekarang misalnya:
- Mengantar sekolah sambil mengobrol
- Membeli sarapan bersama
- Jalan pagi di akhir pekan
- Bermain bola di halaman rumah
- Menemani latihan olahraga
Matikan notifikasi ponsel sejenak. Lalu cobalah membangun kedekatan hingga dia merasakan perhatian Anda benar-benar untuknya.
3. Lakukan Aktivitas yang Membuat Kalian Sama-Sama Menikmati
Bonding akan terasa lebih alami ketika dilakukan sambil beraktivitas. Banyak orang tua yang percaya kalau kebanyakan anak laki-laki justru lebih mudah bercerita saat sedang melakukan sesuatu bersama.
Cara bonding ayah dan anak laki-laki yang paling disarankan yaitu:
- Bersepeda
- Memancing
- Bermain bola
- Jogging
- Camping
- Mencuci mobil bersama
4. Jadilah Pendengar Sebelum Memberi Solusi
Saat anak bercerita tentang masalahnya, insting Anda sebagai seorang ayah akan langsung ingin membantu menyelesaikannya. Padahal ada juga anak laki-laki yang ingin menjadikan Anda sebagai pendengar.
Maka dari itu, cara bonding ayah dan laki-laki yang bisa dilakukan adalah dengan menahan keinginan untuk langsung memberi nasihat. Dengarkan sampai selesai hingga ia merasa bahwa perasaannya dihargai.
Karena ketika anak merasa aman untuk berbicara, ia akan terus datang kepada Anda saat menghadapi masalah yang lebih besar di masa depan.
5. Jangan Takut Membahas Hal-Hal Serius
Anda harus mengerti bahwa semakin besar usia anak, semakin banyak tantangan yang akan ia hadapi. Jadi, tidak perlu menunggu anak bertanya dulu. Sesekali ajak ia berdiskusi secara santai.
Bangunlah suasana yang nyaman sehingga dia merasa tidak seperti sedang menginterogasi, melainkan seperti seorang sahabat yang ingin memahami apa yang sedang dipikirkannya.
Dalam hal ini, Anda tidak harus selalu punya jawaban terbaik. Ada kalanya anak hanya ingin memiliki sosok pendengar dan yang bisa menemaninya dalam proses berpikir.
6. Jangan Pelit Memberi Apresiasi
Mungkin Anda dibesarkan dalam lingkungan yang jarang memberikan pujian. Tapi jangan sampai kejadian itu diturunkan kepada anak laki-laki Anda. Ketahuilah bahwa anak-anak zaman sekarang lebih membutuhkan apresiasi.
Cara bonding ayah dan anak laki-laki yang bisa dilakukan adalah berikan pujian yang tidak berlebihan untuk setiap keberhasilannya sekecil apapun. Tidak perlu berlebihan.
Kalimat sederhana seperti di bawah ini berdampak besar daripada yang Anda bayangkan:
“Ayah bangga sama kamu.”
“Terima kasih sudah bertanggung jawab.”
“Kerja bagus hari ini.”
Pah, Bonding lah Mulai Sekarang
Kalau saat ini Anda merasa hubungan dengan anak belum terlalu dekat, tidak perlu menyalahkan diri sendiri.
Tidak ada kata terlambat karena kedekatan tidak dibangun dalam satu hari, tetapi juga tidak pernah terlambat untuk dimulai.
Jadi, mulailah dari hal sederhana hari ini. Tanyakan bagaimana harinya. Kemudian ajaknya melakukan aktivitas bersama-sama.
Saat melakukan aktivitas, jangan lupa menyediakan tisu didekat kalian. Tisu yang lembut dengan ketebalan 3 Ply jadi pilihan yang terbaik untuk menemani proses bonding ini.
Selain dari tindakan, sentuhan lembut kasih sayang tulus juga terasa pada tisu yang Anda pilih sehingga pilihlah Tissue Plenty® yang original hanya di tombol bawah ini.