Aplikasi QR Code PT. Suparma Tbk

Jangan Abaikan! Ini Akibat FOMO Terhadap Kesehatan Mental

Akibat FOMO terhadap kesehatan mental sering kali dari hal yang kita anggap sepele. Yap, scroll media sosial.

Pas iseng scroll sosmed, muncul deh postingan teman wisuda, sahabat sukses sama bisnisnya, terus ada lagi yang liburan ke luar negeri. Lama-kelamaan muncul pertanyaan seperti, “Kok semua orang terlihat lebih maju?” atau “Kenapa hidup gue begini-begini aja?”. Nah ini nih yang bisa jadi bibit FOMO yang buruk untuk dirimu.

Biar kamu makin berhati-hati, maka MinU kasih tau apa saja sih dampak FOMO untuk kesehatan mental kita.

1. Bikin Overthinking

Salah satu dampak FOMO terhadap kesehatan mental remaja adalah bikin kepala jadi penuh pikiran yang sebenarnya nggak perlu-perlu amat. Baru lihat teman upload foto wisuda, langsung mikir. Lihat teman keterima kerja, langsung panik. Lihat teman liburan, langsung merasa hidup kurang seru. Ini lah akibat fomo terhadap kesehatan mental soalnya membuat isi pikiranmu terasa penuh sama hal-hal yang

Padahal itu cuma beberapa detik dari hidup mereka, bukan keseluruhan ceritanya.

2. Merasa Kurang Terus

Masih punya HP bagus, tapi lihat teman ganti HP baru jadi pengen. Sudah punya kerjaan yang enak, tapi pas lihat pencapaian orang lain jadi merasa kurang. Nah inilah yang bisa kasih akibat FOMO terhadap kesehatan mental yaitu munculnya perasaan bahwa hidup kita selalu tertinggal.

Padahal masalahnya bukan karena hidupmu kurang bagus, tapi karena kamu terlalu sering melihat kehidupan orang lain.

3. Gak Menghargai Progress Sendiri

Kadang kita terlalu fokus melihat siapa yang lebih cepat sampai sampai lupa melihat sejauh apa kita sudah berjalan.

Akibat dari FOMO inilah yang bikin banyak teman-teman seusia kita yang menganggap pencapaiannya biasa saja karena selalu membandingkannya dengan orang lain.

Padahal setiap langkah kecil tetap layak diapresiasi. Sekecil apapun itu.

4. Nggak Bisa Nikmatin Momen

Akibat FOMO terhadap kesehatan mental remaja lainnya adalah membuat kita sulit menikmati apa yang sedang terjadi sekarang karena terlalu sibuk memikirkan apa yang sedang dilakukan orang lain.

Coba bayangin deh, kamu lagi nongkrong sama teman-teman, pas iseng scroll sosmed terus lihat pencapaiannya orang-orang kamu malah jadi overthinking dan merasa nggak mau kalah dengannya. Jadinya kamu nggak fokus sama teman-teman, malah sama hal-hal yang lainnya.

5. Lupa Jadi Versi Diri Sendiri

Ini yang menurut MinU paling bahaya. Karena terlalu sibuk mengikuti hidup orang lain, kamu jadi lupa bertanya ke diri sendiri: “Sebenernya gue maunya apa?”. Makanya MinU golongkan ini jadi akibat FOMO terhadap kesehatan mental remaja soalnya bisa membuat seseorang kehilangan arah karena terus mengikuti standar orang lain.

Padahal hidup bukan lomba siapa yang paling cepat, paling viral, atau paling banyak pencapaiannya.

Besok mungkin masih ada tren baru. Minggu depan mungkin masih ada teman yang mencapai sesuatu lebih dulu. Tapi itu nggak masalah.

Bagi MinU, Hidup bukan perlombaan yang harus dimenangkan secepat mungkin. Tapi yang penting adalah tetap bergerak maju dengan cara yang sesuai dengan dirimu.

Jadi, nikmati prosesnya ya Sob, tetap jadi diri sendiri, dan jangan lupa sediakan Tissue See-U® yang selalu siap menemani aktivitasmu dari pagi sampai malam.

Scroll to Top