Bayi yang giginya baru tumbuh umumnya akan melakukan Gerakan Tutup Mulut (GTM) yang membuat sebagian ibu merasa khawatir. Untuk itu temukanlah solusi anak GTM karena tumbuh gigi lengkap dengan informasi lainnya dalam artikel ini.
Bulan Apa Masa Tumbuh Gigi Paling Parah?
Setiap anak punya masa tumbuh gigi yang bervariasi, namun fase yang paling “parah”, biasanya terjadi pada rentang usia 6 hingga 24 bulan.
Saat usia 6–10 Bulan si Kecil akan pertama bagi mengalani nyeri gusi. Dikarenakan mereka belum pernah merasakannya, Si Kecil akan terus rewel, susah tidur, dan produksi air liur (drooling) sangat banyak. Pada usia ini, biasanya yang tumbuh adalah dua gigi seri bawah.
Kemudian saat usia 13–19 Bulan, gigi yang tumbuh adalah geraham yang akan“mendobrak” gusi sehingga membutuhkan usaha lebih besar. Oleh karena itu rasa nyerinya menjadi lebih intens yang terlihat dari pembengkakan gusi.
Setelah itu tumbuhlah Gigi Taring diusia antara 16–22 bulan. Karena posisinya di antara gigi seri dan geraham, tekanannya sering kali membuat anak merasa sangat tidak nyaman dan lebih sensitif dari biasanya.
Berapa Lama Anak Susah Makan Saat Tumbuh Gigi?
Secara umum, anak biasanya mengalami susah makan atau GTM saat tumbuh gigi berlangsung selama 3 hingga 7 hari
Pada hari ke-2 dan 3, biasanya anak-anak mengalami puncak GTM (Gerakan Tutup Mulut). Di saat-saat inilah gigi diperkirakan belum menembus gusi. Hal ini menyebabkan anak merasa sangat nyeri, gatal, dan meradang di area gigi.
Setelah ujung gigi berhasil “pecah” atau muncul ke permukaan gusi, rasa nyeri biasanya berkurang drastis, dan nafsu makan anak akan kembali normal dalam hitungan hari.
Lalu Bagaimana Solusi Anak GTM Karena Tumbuh Gigi?
Jika kini Anda tengah mengalami Si Buah Hati sedangsulit makan karena tumbuh gigi maka pertama-tama ketahui kunci utama dulu yaitu berikan kenyamanan gusi dan fleksibilitas tektur makanan. Kemudian untuk lebih jelasnya berikut ini solusi anak GTM karena tumbuh gigi yang bisa dijalankan.
1. Sajikan Makanan Suhu Dingin
Memberikan anak makanan bersuhu dingin adalah solusi anak GTM karena tumbuh gigi yang pertama karena dapat meredakan rasa nyeri alami yang efektif untuk “mematirasakan” saraf di area gusi yang meradang.
Berikanlah makanan seperti potongan buah melon, semangka, atau pir yang telah didinginkan di kulkas, serta menyajikan yogurt dingin. Selain itu, membuat es mambo dari ASI atau susu formula bisa menjadi cara menyenangkan bagi anak untuk mendapatkan nutrisi sekaligus mengompres gusi mereka yang terasa panas dan nyeri.
2. Mengubah Sementara Tekstur Makanan
Saat gusi Si Kecil membengkak, maka proses mengunyah makanan yang keras akan memicu rasa sakit yang hebat sehingga solusi anak GTM karena tumbuh gigi ini dengan mengubah tekstur makanan.
Jika yang biasanya anak sudah terbiasa makan nasi padat, sekarang cobalah beralih sementara ke tekstur yang lebih lembut seperti bubur halus, mashed potato, atau puding telur yang lumer di mulut.
Selain itu, Anda juga dapat memberikan menu berkuah seperti sup yang bisa membantu karena makanan jadi lebih mudah ditelan tanpa perlu banyak melibatkan tekanan gusi.
3. Berikan Finger Food
Anak yang tumbuh gigi sering kali merasa gatal pada gusi dan memiliki dorongan kuat untuk menggigit sesuatu guna melepaskan tekanan di bawah jaringan kulitnya. Maka dari itu solusi anak GTM karena tumbuh gigi dengan cara memberikan sayuran yang telah dikukus matang namun didinginkan. Potongan sayur yang bisa uuntuk finger food misalnya potongan wortel atau buncis, yang memudahkan si kecil untuk menggigitnya dengan aman.
Tapi sebelum memberikan itu, Anda dapat memberikan teether dingin sekitar sepuluh menit sebelum jam makan. Cara ini sangat membantu menenangkan gusi agar anak lebih siap saat suapan pertama masuk.
4. Ubah Metode dan Suasana Pemberian Makan
Jika anak menolak diusapi pakai sendok, maka solusi anak GTM karena tumbuh gigi adalah dengan membiarkannya makan menggunakan tangan sendiri atau finger feeding. Cara ini bertujuan agar mereka bisa mengatur posisi makanan di area mulut yang tidak sakit.
Plenty® Bantu Ibu Menjaga Kenyamanan Si Kecil di Masa Tumbuh Gigi
Selain menyesuaikan jenis dan tekstur makanan, menjaga kebersihan area mulut dan wajah anak dari sisa makanan atau air liur yang berlebih juga menjadi kunci agar ia tidak merasa risih. Di saat-saat sensitif seperti ini, pastikan Anda memberikan perawatan yang paling lembut untuk kulit wajahnya yang halus.
Percayakan sentuhan lembut itu kepada Plenty® Facial Tissue yang dikenal dengan sentuhan lembut kasih sayang tulus. Bersama Plenty® Facial Tissue Anda dapat membersihkan sisa makanan dengan aman tanpa perlu khawatir akan iritasi.
Karena pada akhirnya, kenyamanan yang diberikan melalui sentuhan lembut adalah cara terbaik untuk menunjukkan cinta dan dukungan Anda dalam membantu si kecil melewati masa pertumbuhan ini dengan lebih tenang.
*tombol mp*