{"id":19945,"date":"2026-02-09T15:46:18","date_gmt":"2026-02-09T08:46:18","guid":{"rendered":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/?p=19945"},"modified":"2026-02-09T16:16:16","modified_gmt":"2026-02-09T09:16:16","slug":"7-love-language-apa-aja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/7-love-language-apa-aja\/","title":{"rendered":"7 Love Language Apa Aja yang Dikenal Seluruh Dunia"},"content":{"rendered":"<p>Setiap orang punya caranya sendiri untuk merasa dicintai. Ada yang cukup dengan kata-kata manis, ada juga yang lewat tindakan sederhana.&nbsp;<span style=\"font-size: 16px; font-style: normal; font-weight: 400;\">&nbsp;Itu sebabnya, penting untuk tahu&nbsp;<\/span>7 love language apa saja<span style=\"font-size: 16px; font-style: normal; font-weight: 400;\">, terutama buat anak muda yang sedang membangun hubungan penuh makna.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Tapi sayangnya, banyak hubungan jadi salah paham karena cara mengekspresikan cinta yang berbeda. Makanya penting untuk kamu tahu ketujuh model mencintai pasanganmu seperti dalam artikel ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Dengan perilakuan yang tepat maka MinU jamin dia akan merasanya cinta sejati yang sebenarnya.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/7-love-language-apa-aja\/#7_Love_Language_Apa_Saja_Ini_Penjelasan_Lengkapnya\" >7 Love Language Apa Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/7-love-language-apa-aja\/#1_Words_of_Affirmation\" >1. Words of Affirmation<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/7-love-language-apa-aja\/#2_Quality_Time\" >2. Quality Time<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/7-love-language-apa-aja\/#3_Acts_of_Service\" >3 Acts of Service<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/7-love-language-apa-aja\/#4_Physical_Touch\" >4 Physical Touch<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/7-love-language-apa-aja\/#5_Receiving_Gifts\" >5 Receiving Gifts<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/7-love-language-apa-aja\/#6_Shared_Experiences\" >6 Shared Experiences<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/7-love-language-apa-aja\/#7_Emotional_Security\" >7 Emotional Security<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/7-love-language-apa-aja\/#Bagi_See-U%C2%AE_Love_Language_Tuh_Soal_Kepedulian\" >Bagi See-U\u00ae, Love Language Tuh Soal Kepedulian<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Love_Language_Apa_Saja_Ini_Penjelasan_Lengkapnya\"><\/span>7 Love Language Apa Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kalau pasanganmu masih merasa urang dicintai, berarti kamu belum tahu kalau ada 7 love language apa saja yang salah satu dari itu pasti tengah dirasakan oleh pasanganmu.<\/p>\n<h3 data-start=\"293\" data-end=\"323\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Words_of_Affirmation\"><\/span>1. Words of Affirmation<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-start=\"324\" data-end=\"748\"><em>Words of affirmation<\/em> bukan cuma soal memberi kata manis ke orang lain, tapi juga tentang bagaimana kamu berbicara pada diri sendiri. Anak muda yang love language-nya adalah Word of Affirmation, dia akan merasa lebih kuat saat mendapat dukungan lewat kata-kata.&nbsp; Kalimat sederhana seperti \u201cmakasih ya\u201d, \u201caku bangga sama kamu\u201d, atau \u201ckamu hebat hari ini\u201d bisa punya dampak besar lho.<\/p>\n<p data-start=\"324\" data-end=\"748\">Jadi kesimpulannya, <em>Words of affirmation <\/em>adalah salah satu dari 7 love language yang mengutamakan kata-kata jadi sumber kekuatannya.<\/p>\n<h3 data-start=\"750\" data-end=\"772\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Quality_Time\"><\/span>2. Quality Time<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-start=\"773\" data-end=\"1155\">Quality time suka dengan perhatian yang penuh, bukan sekedar hadir secara fisik.<\/p>\n<p data-start=\"773\" data-end=\"1155\">Kalau pasanganmu lebih suka menghabiskan waktu bersama e<span style=\"font-size: 16px; font-style: normal; font-weight: 400;\">ntah itu ngobrol santai, nonton bareng, atau sekadar duduk berdua sambil cerita hal random <\/span><span style=\"font-size: 16px;\">yang bebas dari scroll ponsel berarti love language dia adalah Quality Time.<\/span><\/p>\n<h3 data-start=\"1157\" data-end=\"1182\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Acts_of_Service\"><\/span>3 Acts of Service<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kalau pasanganmu terlihat sumringah waktu kamu membantunya tanpa diminta, melakukan hal kecil yang meringankan bebannya, terus hadir saat dia butuhkan itu berarti dari 7 love language apa saja itu, Act of Service adalah cocok untuknya.<\/p>\n<h3 data-start=\"1561\" data-end=\"1585\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Physical_Touch\"><\/span>4 Physical Touch<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-start=\"1586\" data-end=\"1930\">Pelukan, genggaman tangan, atau tepukan kecil di bahu saat pasanganmu merasa sedih adalah cara yang bisa kamu lakukan kalau doi merasa down, ini termasuk 7 love language yang juga patut kamu tahu.<\/p>\n<p data-start=\"1586\" data-end=\"1930\">Buat sebagian orang, sentuhan fisik mampu menenangkan pikirannya. Dengan love language ini timbul perasaan dihargai sehingga dia merasa nyaman ketika dekat denganmu.<\/p>\n<h3 data-start=\"1932\" data-end=\"1957\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Receiving_Gifts\"><\/span>5 Receiving Gifts<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-start=\"1958\" data-end=\"2287\">Kalau kamu merasa setiap pemberianmu untuknya selalu diterima dengan perasaan senang, berarti 7 love language yang cocok untuknya adalah Receiving Gift.<\/p>\n<p data-start=\"1958\" data-end=\"2287\">Receiving Gift bukan berarti dia matrealistis, tapi dia merasa ada makna terdalam pada setiap pemberianmu untuknya.<\/p>\n<h3 data-start=\"2289\" data-end=\"2317\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Shared_Experiences\"><\/span>6 Shared Experiences<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-start=\"2318\" data-end=\"2642\">Kalau pasanganmu suka bercerita tentang apa saja yang dilakukannya seharian, itru berarti 7 love language yang cocok padanya adalah Share Experience.<\/p>\n<p data-start=\"2318\" data-end=\"2642\">Orang yang punya love language Shared Experience, dia ingin lawan bicaranya mendengarkan dan menanggapi tiap cerita yang disampaikan. Dari tanggapan yang kamu berikan, maka orang yang love language-nya ini merasa kalau ikatan emosional antara kalian berdua kian terbentuk karena &#8220;nyambung&#8221; saa diajak ngobrol.<\/p>\n<h3 data-start=\"2644\" data-end=\"2672\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Emotional_Security\"><\/span>7 Emotional Security<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-start=\"2673\" data-end=\"3007\">7 love language apa saja yang terakhir adalah Emotional Security, bahasa cinta yang merasa dicintai kalau orang tersayangnya bisa dipercaya, konsisten, ada untuknya tiap hari dan selalu mendengar tanpa menghakimi.<\/p>\n<p data-start=\"2673\" data-end=\"3007\">Emotional security mengutamakan rasa aman dan nyaman pada setiap hubungan. Inilah yang membuatnya sangat mempercayai kepasangannya.<\/p>\n<p data-start=\"2673\" data-end=\"3007\">Aslinya love language tuh ada 5. Tapi yang&nbsp;<em data-start=\"2594\" data-end=\"2614\">Shared Experiences<\/em> dan <em data-start=\"2619\" data-end=\"2639\">Emotional Security<\/em> tuh perluasan dari konsep asli kelima bahasa cinta itu&nbsp; yang diperkenalkan Dr. Gary Chapman. (Sumber: <a href=\"https:\/\/lifestyle.kompas.com\/read\/2024\/05\/09\/140500920\/7-macam-love-language-dan-artinya-kamu-yang-mana?utm_source=chatgpt.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kompas<\/a>)<\/p>\n<p data-start=\"2673\" data-end=\"3007\">Kemudian dikembangkan oleh penelitian lebih baru sehingga total menjadi 7 bahasa cinta modern yang sekarang minU ksampaikan.<\/p>\n<h2 data-start=\"2673\" data-end=\"3007\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagi_See-U%C2%AE_Love_Language_Tuh_Soal_Kepedulian\"><\/span>Bagi See-U\u00ae, Love Language Tuh Soal Kepedulian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Apa pun love language-mu, intinya adalah kepedulian. Kalau kamu peduli pada pasangan, kamu hadir sepenuhnya untuknya baik untuk diri sendiri maupun pasangan sudah menjawab ketujuh love language yang MinU sampaikan di atas.<\/p>\n<p>Nah momen kebersamaan dibangun dari kesiapan menghadapi hal kecil yang tak terduga. Makanya di situlah Tissue See-U bisa kamu jadikan bagian dari cerita, menemani setiap tawa, obrolan, dan kebersamaan. Keramahan itu juga yang sampaikan lewat semua produk See-U yang sudah ramah dengan lingkungan karena terbuat dari bahan-bahan yang &#8220;earth friendly&#8221; jadi tak membuatmu khawatir merusak lingkungan kalau memakai semua produk See-U untuk segala kebutuhan.<\/p>\n<p>Kalau belum punya tissue see-u, kamu bisa membelinya lewat tombol bawah ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"fasc-button fasc-size-medium fasc-type-flat\" style=\"background-color: #33809e; color: #ffffff;\" href=\"https:\/\/shopee.co.id\/officialplentyseeujakarta\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Beli Tissue See-U Disini<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap orang punya caranya sendiri untuk merasa dicintai. Ada yang cukup dengan kata-kata manis, ada juga yang lewat tindakan sederhana.&nbsp;&nbsp;Itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-19945","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tisu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19945","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19945"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19945\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19970,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19945\/revisions\/19970"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19945"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19945"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19945"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}