{"id":22257,"date":"2026-06-05T14:10:26","date_gmt":"2026-06-05T07:10:26","guid":{"rendered":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/?p=22257"},"modified":"2026-06-08T12:55:50","modified_gmt":"2026-06-08T05:55:50","slug":"permainan-papan-tradisional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/permainan-papan-tradisional\/","title":{"rendered":"Permainan Papan Tradisional untuk Quality Time Keluarga"},"content":{"rendered":"<p>Anak zaman sekarang lebih banyak bermain gadget. Bahkan salah satu penelitian menunjukan kalau sebanyak 6<a href=\"https:\/\/ojs.unimal.ac.id\/AAJ\/article\/download\/4568\/pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5% anak tidak mengenali permainan tradisional.<\/a> Disinilah peran Anda dalam memperkenalkan lagi salah satunya dengan mengajaknya bermainan permainan papan tradisional asli Indonesia.<\/p>\n<p>Permainan tradisional lainnya membutuhkan area luas. Sementara permainan papan asli Indonesia yang berikut ini jauuh lebih disukai karena dapat dimainkan bersama keluarga di rumah.<\/p>\n<p>Oleh karena itu diharapkan permainan-permainan berikut ini bisa jadi opsi terbaik saat quality time.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_83 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/permainan-papan-tradisional\/#1_Permainan_Papan_Tradisional_Indonesia_yang_Terkenal_Congklak\" >1. Permainan Papan Tradisional Indonesia yang Terkenal: Congklak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/permainan-papan-tradisional\/#2_Dam-Daman_Bas-Basan\" >2. Dam-Daman (Bas-Basan)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/permainan-papan-tradisional\/#3_Surakarta\" >3. Surakarta<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/permainan-papan-tradisional\/#Kebersamaan_Keluarga_Dimulai_dari_Hal_Sederhana\" >Kebersamaan Keluarga Dimulai dari Hal Sederhana<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Permainan_Papan_Tradisional_Indonesia_yang_Terkenal_Congklak\"><\/span>1. Permainan Papan Tradisional Indonesia yang Terkenal: Congklak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Congklak merupakan salah satu permainan papan tradisional Indonesia yang dimainkan menggunakan papan berlubang dan biji-bijian yang dipindahkan secara bergiliran.<\/p>\n<p>Congklak mengajak pemain untuk menghitung, menyusun strategi, dan menentukan langkah yang tepat agar dapat mengumpulkan biji sebanyak mungkin ke dalam lumbung miliknya.<\/p>\n<p>Permainan congklak juga menjadi sarana yang menyenangkan untuk mengajarkan kesabaran dan sportivitas. Saat dimainkan bersama orang tua atau saudara, permainan papan tradisional ini dapat menghadirkan percakapan hangat dan tawa yang membuat waktu berkumpul keluarga terasa semakin berkesan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Dam-Daman_Bas-Basan\"><\/span>2. Dam-Daman (Bas-Basan)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dam-daman atau bas-basan adalah permainan papan tradisional yang dimainkan oleh dua orang dengan tujuan mengalahkan atau mengurangi jumlah bidak lawan melalui strategi tertentu. Meski aturan dasarnya cukup sederhana, permainan ini membutuhkan kemampuan berpikir logis, fokus, dan perencanaan yang baik.<\/p>\n<p>Karena dapat dimainkan tanpa peralatan yang rumit, dam-daman menjadi pilihan aktivitas keluarga yang mudah dilakukan di rumah. Melalui permainan papan tradisional ini, Anda dan anggota keluarga yang lainnya dapat belajar menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sikap yang positif saat bermain bersama anggota keluarga.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Surakarta\"><\/span>3. Surakarta<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Surakarta merupakan permainan papan tradisional asli Indonesia yang berasal dari Jawa Tengah dan memiliki papan permainan yang unik dengan jalur melingkar di setiap sudutnya. Jalur tersebut digunakan untuk menangkap bidak lawan, sehingga pemain harus berpikir beberapa langkah ke depan sebelum mengambil keputusan.<\/p>\n<p>Surakarta ini mampu melatih kemampuan analisis, konsentrasi, dan pemecahan masalah. Di sisi lain, Surakarta juga dapat menjadi alternatif quality time yang menarik bagi keluarga karena menghadirkan tantangan yang seru untuk dimainkan bersama.<\/p>\n<p>Momen saling beradu strategi sambil bercengkerama sering kali menjadi kenangan sederhana yang membuat kebersamaan keluarga terasa lebih hangat.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kebersamaan_Keluarga_Dimulai_dari_Hal_Sederhana\"><\/span>Kebersamaan Keluarga Dimulai dari Hal Sederhana<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Permainan papan tradisional bukan hanya menghadirkan keseruan, tetapi juga menjadi cara sederhana untuk menciptakan quality time bersama keluarga.<\/p>\n<p>Dan di balik setiap tawa, strategi, dan cerita yang tercipta selama bermain, tersimpan momen berharga yang akan selalu dikenang oleh anak hingga mereka dewasa.<\/p>\n<p>Dengan demikian, untuk menemani setiap momen kebersamaan tersebut, jangan lupa sediakan Plenty Tissue di rumah. Karena setiap tawa, cerita, dan kehangatan keluarga layak ditemani dengan Sentuhan Lembut, Kasih Sayang Tulus.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anak zaman sekarang lebih banyak bermain gadget. Bahkan salah satu penelitian menunjukan kalau sebanyak 65% anak tidak mengenali permainan tradisional. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-22257","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tisu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22257","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22257"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22257\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22294,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22257\/revisions\/22294"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22257"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22257"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22257"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}