{"id":22433,"date":"2026-06-12T14:50:41","date_gmt":"2026-06-12T07:50:41","guid":{"rendered":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/?p=22433"},"modified":"2026-06-17T14:23:29","modified_gmt":"2026-06-17T07:23:29","slug":"apakah-makan-kukusan-sehat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/apakah-makan-kukusan-sehat\/","title":{"rendered":"Apakah Makan Kukusan Sehat? Tidak! Ini Katanya Ahli Gizi"},"content":{"rendered":"<p>Belakangan ini kita lihat banyak penjual makanan kukusan di pinggir jalan. Saking banyaknya yang jual, sampai-sampai muncul terus di FYP media sosial. Karena ini viral, MinU jadi penasaran deh, apakah makan kukusan sehat?<\/p>\n<p>Waktu MinU cari tahu jawabannya, ada yang bilang sehat ada yang bilang bikin gangguan kesehatan. Ini lho yang bikin minU jadi ragu buat makan ini setiap hari.<\/p>\n<p>Untungnya MinU ketemu jawaban yang bikin hati terasa tenang. Apalagi yang menjawabnya adalah seorang Ahli Gizi bernama <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=b69OPC6guO8\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dr. Marya Haryono.&nbsp; <\/a>Simak jawabannya di sini.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_85 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/apakah-makan-kukusan-sehat\/#Apakah_Makan_Kukusan_Sehat\" >Apakah Makan Kukusan Sehat?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/apakah-makan-kukusan-sehat\/#Makan_Kukusan_Bisa_Jadi_Tidak_Sehat\" >Makan Kukusan Bisa Jadi Tidak Sehat!<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/apakah-makan-kukusan-sehat\/#Jenis-jenis_Menu_Kukusan_dan_Kandungannya\" >Jenis-jenis Menu Kukusan dan Kandungannya<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/apakah-makan-kukusan-sehat\/#1_Kukusan_yang_Mengandung_Karbohidrat\" >1. Kukusan yang Mengandung Karbohidrat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/apakah-makan-kukusan-sehat\/#2_Jenis_Kukusan_yang_Mengandung_Protein\" >2. Jenis Kukusan yang Mengandung Protein<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/apakah-makan-kukusan-sehat\/#3_Nama-nama_Kukusan_yang_Mengandung_Serat\" >3. Nama-nama Kukusan yang Mengandung Serat<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/apakah-makan-kukusan-sehat\/#Cara_Makan_Kukusan_yang_Lebih_Sehat\" >Cara Makan Kukusan yang Lebih Sehat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/apakah-makan-kukusan-sehat\/#Jadi_Jawabannya_Apakah_Makan_Kukusan_Sehat\" >Jadi Jawabannya, Apakah Makan Kukusan Sehat?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_Makan_Kukusan_Sehat\"><\/span>A<strong>pakah Makan Kukusan Sehat?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Jadi apakah makan kukusan sehat? Kalau kata dr. Marya Haryono, MGizi, SpGK, FINEM, ya, kukusan memang salah satu makanan yang sehat dilihat dari proses memasaknya tanpa minyak tambahan. Jadi jumlah lemak dan kalori yang masuk ke tubuh juga cenderung lebih rendah dibandingkan makanan yang digoreng.<\/p>\n<p>Selain itu, proses pengukusan bisa membantu nutrisi di dalam bahan-bahan tersebut tetap utuh sehingga jangan khawatir kehilangan nutrisi harian tubuh ya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Makan_Kukusan_Bisa_Jadi_Tidak_Sehat\"><\/span>Makan Kukusan Bisa Jadi Tidak Sehat!<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>dr. Marya Haryono, MGizi, SpGK, FINEM juga bilang kalau kita harus hati-hati makan kukusan.<\/p>\n<p>Karena dianggap sehat, kita jadi makan kukusan sebanyak-banyaknya. Padahal&nbsp;<span style=\"font-size: 16px; font-style: normal; font-weight: 400;\">makanan kukusan tetap bisa berdampak kurang baik jika dikonsumsi secara berlebihan atau tidak seimbang<\/span><span style=\"font-size: 16px;\">.<\/span><\/p>\n<p>Tubuh kita perlu asupan kalori, karbohidrat, protein, lemak, serta nutrisi lain yang masuk seimbang yang terdapat di semua jenis kukusan. Seluruh nutrisi itu tidak hanya ada di satu jenis kukusan aja. Maka dari itu kamu harus membeli berbagai jenis kukusan tersebut dengan porsi yang tidak berlebihan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-jenis_Menu_Kukusan_dan_Kandungannya\"><\/span>Jenis-jenis Menu Kukusan dan Kandungannya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Biar nutrisi tubuhmu tercukupi dengan baik maka sebelum membeli kukusan ada baiknya untuk tahu apa aja sih pilihannya besertakandungannya yang dominan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kukusan_yang_Mengandung_Karbohidrat\"><\/span>1. Kukusan yang Mengandung Karbohidrat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>Pisang<\/li>\n<li>Kentang<\/li>\n<li>Singkong&#8217;Ubi<\/li>\n<li>Jagung<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Jenis_Kukusan_yang_Mengandung_Protein\"><\/span>2. Jenis Kukusan yang Mengandung Protein<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>Telur<\/li>\n<li>Kacang Tanah<\/li>\n<li>Edamame<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Nama-nama_Kukusan_yang_Mengandung_Serat\"><\/span>3. Nama-nama Kukusan yang Mengandung Serat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>Labu Kuning<\/li>\n<li>Wortel<\/li>\n<li>Buncis<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sudah tahu kan? Sekarang waktunya kamu beli dengan porsi yang tidak berlebihan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Makan_Kukusan_yang_Lebih_Sehat\"><\/span>Cara Makan Kukusan yang Lebih Sehat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Kuncinya makan kukusan biar lebih sehat yaitu memperhatikan gizi yang seimbang dengan mengkombinasikan makanan yang mengandung karbohidrat, serat serta protein di dalam seporsi makanan kamu.<\/span><\/p>\n<p>Kalau merasa sudah seimbang, sekarang lihat juga porsinya. Prioritaskan protein dan serat daripada karbohidrat karena rasa kenyangmu akan terasa lebih lama. Sebaliknya kalau karbohidrat terlalu banyak maka kamu akan susah fokus kberaktivitas karea mengantuk.<\/p>\n<p>Jadi sekarang, nikmati seporsi makan sehat itu tanpa buru-buru. Tak lupa untuk minum air putih minimal 2-3 Liter sehari.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jadi_Jawabannya_Apakah_Makan_Kukusan_Sehat\"><\/span>Jadi Jawabannya, Apakah Makan Kukusan Sehat?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Jawabannya adalah ya, makan kukusan sehat jika dikonsumsi kalau porsi dan nutrisinya tepat dan seimbang.<\/p>\n<p>Nah untuk anak kantoran yang ingin mulai hidup lebih sehat, tidak perlu langsung menjalani diet ekstrem. Mulailah dari langkah sederhana, seperti mengganti sebagian camilan gorengan dengan makanan kukusan, memperbanyak protein, serta menambahkan sayuran dalam menu harian.<\/p>\n<p>MinU percaya kalau hidup sehat bukan soal mengikuti tren semata tapi tentang membangun kebiasaan kecil yang bisa dilakukan secara konsisten setiap hari termasuk berolahraga.<\/p>\n<p>Sempatkan waktumu dengan berolahraga sambil membawa tissue See-U untuk menghilangkan keringatmu. Dengan See-U\u00ae, aktivitas olahragamu jadi lebih seru tanpa takut mengganggu.<\/p>\n<p><a class=\"fasc-button fasc-size-large fasc-type-flat\" style=\"background-color: #33809e; color: #ffffff;\" href=\"https:\/\/shopee.co.id\/officialplentyseeujakarta\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Beli Sekarang<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belakangan ini kita lihat banyak penjual makanan kukusan di pinggir jalan. Saking banyaknya yang jual, sampai-sampai muncul terus di FYP [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-22433","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tisu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22433","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22433"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22433\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22504,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22433\/revisions\/22504"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22433"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22433"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/qr.ptsuparmatbk.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22433"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}